TANGGAMUS- Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah yang hanya datang sekali dalam satu tahun ternyata memberikan gairah terhadap pedagang makanan di sejumlah tempat di Kabupaten Tanggamus.
Tingginya minat beli masyarakat terhadap makanan yang dijual pedagang untuk berbuka puasa, membuat berbagai aneka ragam makanan tradisional juga bermunculan.
Hal itu tentu memberikan keuntungan tersendiri bagi pedagang yang mampu berinovasi dalam membaca selera konsumen.
Yanti 43, pedagang makanan di Kotaagung mengatakan, bahwa nuansa bulan suci Ramadhan memang membawa keuntungan tersendiri terhadap usahanya sebagai pedagang makanan.
“Sebab di bulan Ramadhan ini berbagai jenis makanan dan minuman yang dijual laris manis. Momen ini tentu akan memberikan keuntungan lebih bila pedagang sedikit mau berinovasi dalam membaca selera konsumen,” kata Yanti.
Ia menjelaskan, bahwa makanan yang dijual itu akan dijadikan sebagai menu berbuka.”Karena sudah seharian menahan haus dan lapar, maka pembeli akan lebih cenderung memilih makanan yang manis, serta minuman yang segar dan dingin. Ini merupakan peluang bagi saya, sehingga berbagai jenis makanan dan minuman tradisional hadir di lapak danganan saya ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, bahwa beberapa jenis makanan yang dia jual itu diantaranya, tape, Risol, Otak-otak, pepesan,kue jejorong,kue sus,Naga Sari , Biji salak dan banyak lagi.
“Sedangkan minuman yang disukai dan laris manis adalah es cincau, Es cendol, Es Kelapa Muda, es Campur dan berbagai jenis minuman lainnya. Semua itu bisa ditemukan di pasar kotaagung,” pungkasnya.(Ark)








