SABURAILAMPUNG– Perum Bulog Wilayah Lampung menggelar rapat Koordinasi dan Evaluasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyak alokasi Februari – Maret Tahun 2026, bertempat di Aula kantor Dinas Sosial Tanggamus. Kamis, (02/07).
Hadir dalam kesempatan ini, Manager pemasaran koordinator Bahan Pangan Perum Bulog Muhammad Haekal, Kepala dinas Sosial Tanggamus Hardasyah, Kabid Perlindungan dan jaminan sosial Fina Oktasari, Danramil Kota Agung Kapten Inf Juliani Abri, Assisten Manager UB OPASET Banpang Bulog Indra Dini Astari, Assisten Manager SDM (Koor. TIM 3) Arie Tri Nugroho, Supervisior Ops PT JPL Bulog Lampung Hendrawan, Kabid Ketahanan Pangan Dinas KPTPH Tanggamus Dian Hidayat, Kasi Kesmas Pekon, TKSK Se-kabupaten Tanggamus.
Kegiatan ini bertujuan dalam rangka pelaksanaan kegiatan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk Pemberian Bantuan Pangan Tahun 2026.
Kepala Dinas Sosial Tanggamus Hardasyah menyampaikan, rapat evaluasi dan kordinasi yang dilaksanakan setelah dilakukan penyaluran bahan pangan bulan Januari – Maret 2026, sekaligus adanya pergantian sebagai koordinator pengelola Bulog Kabupaten Tanggamus, ia berharap kepemimpinan baru saat ini koordinasi dan komunikasi dapat terjalin lebih intensif demi kesuksesan program nasional, agar lebih tepat waktu, tepat sasaran, tepat distribusi, pelaksanaan maupun waktu pengangkutan.
” Koordinasi dan komunikasi Bulog sangat penting dengan dinas sosial, dinas KPTPH serta TKSK dan kecamatan terkait data salur ke masyarakat penerima bantuan, supaya data bisa sinkron, hasil rapat telah disampaikan segala bentuk kritik dan saran ke pihak Bulog, dimana periode sebelumnya masyarakat mendapatkan bantuan beras dan minyak goreng, untuk periode Juli seterusnya masyarakat penerima hanya menerima beras berdasarkan kebijakan dari pusat,”jelas Kadis Sosial.
Sementara itu, manager pemasaran koordinator Bahan Pangan Perum Bulog Muhammad Haekal mengatakan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan guna mengetahui hambatan maupun kendala di lapangan, kedepan jajaran Bulog akan berusaha semaksimal mungkin menjalin komunikasi lebih interaktif serta berkoordinasi dengan baik ke dinas-dinas dan lainnya.
” Kami menyadari bahwasanya program penyaluran bahan pangan tak bisa hanya dilakukan satu pihak, perlu adanya kordinasi dengan semua lini. Dan memantau perkembangan program kegiatan dapat berjalan dengan baik, dimana bulan juli ini akan dilakukan penyaluran bantuan bahan pangan secara serempak sesuai arahan dari pusat,”ucapnya.
Lanjutnya, di kabupaten Tanggamus ada beberapa kecamatan seperti Bandar Negeri Semuong, Pematang Sawa, Pulau Panggung, Limau, Talang Padang, Pugung dan Kelumbayan yang belum menyelesaikan hak dokumen (tandatangan penerima bantuan), ia berharap minggu depan telah selesai berkasnya oleh Kecamatan agar segera diberikan kepada Bulog.
” Dalam catatan BPP bantuan Pangan Pemerintah, yakni program bansos beras atau paket pangan yang telah disalurkan Bulog kepada masyarakat kurang mampu di kabupaten Tanggamus, yang terdiri dari beras dan minyak berjumlah 95,951 penerima manfaat di 20 Kecamatan di Tanggamus, alokasi bulan Februari – Maret sebanyak beras 1,919,020 kilogram, minyak 383,804 liter.
Dan penyaluran bahan pangan tersalur 100 persen per tanggal 30 Juni,”Pungkasnya. (Rudi)








