SABURAILAMPUNG— Demi meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat terluar, daerah terpencil dan kepulauan, Pemkab Tanggamus melalui Dinas Kesehatan Tanggamus melaksanakan gerakan pelayanan kesehatan untuk masyarakat pesisir, bertempat di UPTD Puskesmas Putih Doh Cukuh Balak. Selasa, 23/06/2026.
Dalam rangkaian kegiatan ini juga turut dilakukan peresmian puskesmas rawat inap Pulau Tabuan, penyerahan ambulance puskesmas Putih Doh, penganugerahan penghargaan puskesmas berprestasi, serta cek kesehatan gratis (CKG) bagi masyarakat.
Hadir dalam kesempatan ini, Bupati Tanggamus Hi. Moh Saleh Asnawi, Kepala dinas Kesehatan Lampung yang diwakili oleh Yeni Rusli, Kadiskes Dr. Herry Novrizal, Kepala BNNK Tanggamus Diani Indramaya,, Anggota DPRD Tanggamus dari dapil 6 Rahman Agus, Iflah Haza, A. Farid, Kadis Kominfo Suhartono, plt Kepala Puskesmas Nova Jumyana, sekretaris Bapperida Feri Setiawan, Sekretaris PMD Lauyustis, Camat Cukuh Balak Alsep Rizam, Kepala Pekon Se-Kecamatan Cukuh Balak, Kepala Puskesmas Se-kabupaten Tanggamus.
Dalam laporannya Kepala dinas kesehatan dr Herry Novrizal mengatakan, bahwa Kabupaten Tanggamus memiliki tantangan geografis yang tidak ringan, selain wilayah daratan, juga memiliki kawasan pesisir dan kepulauan yang memerlukan pendekatan pelayanan kesehatan yang berbeda, masyarakat Pulau Tabuan, misalnya, harus menempuh perjalanan laut sekitar satu hingga dua jam menuju Dermaga Putih Doh sebelum melanjutkan perjalanan ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.
Dalam kondisi normal perjalanan tersebut mungkin dapat dilalui, namun ketika yang dihadapi adalah ibu hamil dengan komplikasi, bayi baru lahir yang membutuhkan pertolongan secara stroke, serangan jantung, kecelakaan, maupun kondisi gawat darurat lainnya, setiap menit akan menjadi sangat berharga.
” Oleh karena itu, pembangunan Puskesmas Rawat Inap Pulau Tabuan dan penguatan sarana ambulans bukan sekadar pembangunan fisik, ini adalah upaya Pemerintah untuk menghadirkan rasa aman, memperpendek waktu akses pelayanan, serta memastikan bahwa masyarakat kepulauan memperoleh hak yang sama atas pelayanan kesehatan yang berkualitas,”jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus berupaya memperkuat infrastruktur kesehatan sebagai fondasi pelayanan kesehatan primer, pada Tahun 2025 telah diselesaikan pembangunan dan rehabilitasi 11 fasilitas kesehatan yang terdiri dari pembangunan Puskesmas Rawat Inap Pulau Tabuan, pembangunan tiga Puskesmas Pembantu baru, serta renovasi tujuh Puskesmas Pembantu yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Tanggamus.
Selanjutnya pada Tahun 2026 direncanakan 14 kegiatan pembangunan dan rehabilitasi fasilitas kesehatan yang mencakup relokasi Puskesmas Gisting, pembangunan rumah dinas tenaga kesehatan, renovasi puskesmas dan puskesmas pembantu, serta pembangunan sarana pendukung lainnya. Pembangunan tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat hingga wilayah terpencil, pesisir, pegunungan, dan kepulauan.
Selain pembangunan fisik, pihaknya juga terus mendorong penguatan pelayanan promotif dan preventif. Berdasarkan data per 21 Juni 2026, capaian Program Cek Kesehatan Gratis Kabupaten Tanggamus telah mencapai 246.100 penduduk atau sebesar 38,39 persen dari total sasaran 641.036 penduduk, capaian ini merupakan perkembangan yang sangat menggembirakan karena Kabupaten Tanggamus telah mencapai lebih dari delapan puluh persen target tahunan yang ditetapkan sebesar 46 persen dari jumlah penduduk.
Keberhasilan tersebut menempatkan Kabupaten Tanggamus sebagai salah satu daerah dengan kinerja terbaik dalam pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Lampung. Pada kesempatan ini kami juga menyampaikan apresiasi kepada puskesmas dengan capaian terbaik Program Cek Kesehatan Gratis Tahun 2026, yaitu.
- Puskesmas Gunung Sari Kecamatan Ulu Belu dengan capaian 70,94 persen,
- Puskesmas Kelumbayan Kecamatan Kelumbayan dengan capaian 62,15 persen,
- Puskesmas Sanggi Kecamatan Bandar Negeri Semuong dengan capaian 60,35 persen, dan 4. Puskesmas Way Nipah Kecamatan Pematang Sawa dengan capaian 58,23 persen.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan inovasi yang telah ditunjukkan, Pemerintah Kabupaten Tanggamus pada hari ini akan menganugerahkan Bupati Tanggamus Health Excellence Award 2026 kepada puskesmas berprestasi. Dalam upaya eliminasi Tuberkulosis, sampai dengan 21 Juni 2026 capaian notifikasi kasus Tuberkulosis Kabupaten Tanggamus telah mencapai 30,02 persen dari target 2.532 kasus.
Lebih membanggakan lagi, angka keberhasilan pengobatan atau Success Rate Tuberkulosis telah mencapai 86,8 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa upaya penemuan kasus aktif, investigasi kontak, pengobatan, serta pendampingan pasien terus berjalan dengan baik.
Puskesmas dengan kontribusi notifikasi kasus Tuberkulosis tertinggi saat ini adalah Puskesmas Martanda, Puskesmas Pulau Panggung, Puskesmas Bulok Sukamara, dan Puskesmas Gunung Sari.
Tingginya notifikasi kasus pada puskesmas tersebut mencerminkan semakin baiknya kemampuan tenaga kesehatan dalam menemukan kasus secara aktif dan memutus rantai penularan di masyarakat.
Di tengah berbagai capaian tersebut, masih terdapat beberapa tantangan yang harus terus kita perbaiki bersama, terutama pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, peningkatan cakupan pemeriksaan kehamilan K6, percepatan Skrining Bayi Baru Lahir, serta upaya menurunkan kematian ibu dan kematian bayi.
Karena itu, penguatan pelayanan primer dan peningkatan kualitas layanan kesehatan harus terus menjadi prioritas bersama, pada kesempatan ini kami juga memohon dukungan Bapak Bupati terhadap beberapa agenda strategis pembangunan kesehatan Kabupaten Tanggamus.
Pertama, penguatan transformasi digital puskesmas melalui penyediaan Tablet PC untuk mendukung pengelolaan data wilayah kerja, kunjungan rumah, surveilans kesehatan, dan pengambilan keputusan berbasis data, kedua, pengembangan pelayanan kesehatan wisata bahari di Teluk Kiluan melalui pembentukan Coastal Emergency Health Post atau Pos Kesehatan Wisata Bahari Teluk Kiluan sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan sektor pariwisata Kabupaten Tanggamus.
Ketiga, penguatan tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) agar puskesmas mampu tumbuh menjadi institusi pelayanan publik yang lebih profesional, inovatif, responsif, dan memiliki kemandirian finansial yang sehat.
Kegiatan hari ini bukan sekadar peluncuran operasional fasilitas kesehatan, penyerahan ambulans, pemberian penghargaan, maupun pelayanan kesehatan kepada masyarakat, lebih dari itu, kegiatan ini merupakan simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Tanggamus untuk memastikan bahwa setiap warga, di manapun mereka tinggal, memiliki kesempatan yang sama untuk hidup sehat dan memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Dalam kesempatan ini juga akan dilaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Badan Narkotika Nasional Kabupaten Tanggamus dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus tentang Program OPD Bersinar (Bersih dari Narkoba) sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan kerja pemerintah yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Selanjutnya, akan dilaksanakan Peluncuran , Operasional Puskesmas Rawat Inap Pulau Tabuan sebagai simbol dimulainya pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan lebih mudah diakses oleh masyarakat kepulauan. Selain itu, kemudian menyerahkan secara simbolis 1 (satu) unit ambulans kepada Puskesmas Rawat Inap Putih Doh sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan kegawatdaruratan dan sistem rujukan kesehatan di wilayah Kecamatan Cukuh Balak.
Lalu menyerahkan Bupati Tanggamus Health Excellence Award Tahun 2026 kepada puskesmas berprestasi sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Tanggamus atas dedikasi, inovasi, dan capaian kinerja terbaik dalam mendukung pembangunan kesehatan daerah.
Dalam sambutannya Bupati Tanggamus Hi. Moh Saleh Asnawi menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Tanggamus selalu menempatkan sektor kesehatan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah, karena Pembangunan kesehatan sesungguhnya adalah investasi masa depan generasi bangsa, dengan kesehatan yang baik akan melahirkan generasi yang cerdas, meningkatkan produktivitas masyarakat, menurunkan kemiskinan, dan memperkuat daya saing daerah.
Kondisi geografis menghadirkan tantangan, namun itu tidak boleh jadi alasan untuk membatasi pelayanan kepada masyarakat, justru karena kondisi inilah pemerintah harus hadir lebih dekat, pemerintah harus lebih responsif. Pemerintah harus memastikan bahwa setiap warga, tanpa memandang tempat tinggal, memperoleh hak yang sama atas pelayanan kesehatan bermutu, dan pada hari ini akan disaksikan wujud nyata komitmen tersebut melalui Peluncuran Operasional Puskesmas Rawat Inap Pulau Tabuan, dan penyerahan Ambulans kepada Puskesmas Rawat Inap Putih Doh.
” Ini adalah simbol kehadiran negara, ini adalah bentuk keberpihakan kepada masyarakat kepulauan. Karena itu, fasilitas yang kita hadirkan hari ini, harus benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Bupati mengapresiasi Kepada Dinas Kesehatan yang tadi melaporkan bahwa di Tahun 2025, telah menyelesaikan pembangunan dan rehabilitasi 11 fasilitas kesehatan,”ungkap Bupati.
Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh tenaga kesehatan yang tetap menjalankan tugas di wilayah terpencil, pesisir, dan kepulauan, tenaga kesehatan bukan hanya memberikan pelayanan kesehatan, tapi sedang menjaga harapan masyarakat.
Bupati juga memberikan apresiasi atas capaian Program Cek Kesehatan Gratis, dari laporan, bahwa capaian program diseluruh wilayah Tanggamus, telah mencapai 246.100 penduduk atau sebesar 38,39% dari total sasaran penduduk yang mengikuti program cek kesehatan gratis, semoga target 46 persen di tahun 2026 dapat tercapai bahkan terlampaui.
” Capaian ini menunjukkan, bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit terus meningkat, dan mengucapkan selamat kepada para penerima Bupati Tanggamus Health Excellence Award Tahun 2026. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Tanggamus kepada Puskesmas yang menunjukkan dedikasi, inovasi, serta capaian kinerja terbaik dalam pelayanan kesehatan,”Kata Bupati lagi.
Penghargaan ini menjadi budaya positif, yang mendorong lahirnya semangat kompetisi sehat, inovasi, dan pelayanan prima di seluruh puskesmas Kabupaten Tanggamus.
Pada hari ini juga ada Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Kepala BNN Tanggamus dan Kepala Dinas Kesehatan tentang OPD BERSINAR (Bersih dari Narkoba).
” Semoga ini menjadi contoh dan barometer bagi OPD lainnya, untuk berkomitmen turut memberantas Narkoba sampai ke akar-akarnya. Karena dampak narkoba sangat fatal bagi tubuh, serta beban ekonomi yang luar biasa bagi keluarga dan negara,”Pungkasnya. (Rudi)








