Gerakan Peduli Lingkungan: Seluruh Stakeholder Kecamatan Bersatu dalam Korve Sampah

SABURAILAMPUNG— Pemerintah Kecamatan Kotaagung bersama Kelurahan Pasar Madang dan Kelurahan Baros serta berkolaborasi dengan Batalyon Infanteri TP 9343/PCC melaksanakan gotong-royong membersihkan sampah dalam program Aman, Sehat, Resik dan Indah (ASRI) di sepanjang Jl. Dwi Tunggal kelurahan Baros dan Pasar Madang. Jum’at, (22/05).

Camat Kotaagung Adi Putra menyampaikan, kegiatan ini juga melibatkan pihak dari berbagai unsur, mulai dari KSOP Syahbandar Kota Agung, Pol Airud Kota Agung, TNI AL, Dinas Lingkungan Hidup, Dishub Tanggamus, TP-PKK Kota Agung, ketua RT, Kepala Lingkungan, serta kader-kader Posyandu dari Kelurahan Baros dan Kelurahan Pasar Madang.

Camat Kota Agung Adi Putra mengungkapkan, bahwa kegiatan korve ini bertujuan untuk membersihkan sampah sepanjang jalan Dwi Tunggal menuju taman wisata muara indah, agar terlihat bersih dan nyaman, selain itu juga akan kembali menghidupkan sentra UMKM di sana.

” Hari banyak orang yang kita libatkan, termasuk dari Yonif batalyon infanteri sebanyak 50 orang, untuk membantu kita membersihkan jalan Dwi Tunggal, drainase sampai ke Taman Wisata Muara Indah, juga sampah di sepanjang pesisir pantai,”jelasnya.

Lanjutnya, hari Jum’at memang ada Program ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman melalui gerakan gotong royong. Hal ini penting untuk mencegah timbulnya berbagai penyakit serta menjaga sanitasi dan ekosistem di sekitarnya.

” Area yang terawat bebas dari tumpukan sampah dan bau tidak sedap menciptakan lingkungan hidup yang higienis, Korve mencerminkan nilai luhur gotong royong yang dapat mempererat solidaritas dan menumbuhkan rasa kepedulian serta kebersamaan masyarakat,”ucap Adi Putra.

Hal senada di sampaikan oleh Lurah Pasar Madang Mega Sari didampingi Lurah Baros Nanak Supriyadi, menurutnya untuk menciptakan ruang hidup yang sehat, nyaman, dan terbebas dari berbagai sumber penyakit, hal ini dicapai melalui pencegahan pencemaran, pengelolaan sampah yang baik, dan kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian alam demi kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat.

” Selain membersihkan lingkungan dapat membangun kebersamaan dan kerukunan antar warga. Semangat kebersamaan ini sejalan dengan motto daerah Kabupaten Tanggamus, yakni “Begawi Jejama” yang berarti bekerja secara bersama-sama, semoga dengan kegiatan rutin yang dilaksanakan saat ini dapat mengubah pola hidup masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya,”pungkas keduanya. (Rudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *