SABURAILAMPUNG — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten Lampung Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), resmi menutup Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026, di Pekon Kalimiring, Kecamatan Kota Agung Barat. Kamis, 21/05/2026.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa,” program lintas sektoral tersebut berhasil menyelesaikan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik.
Hal tersebut ditandai dengan dilaksanakannya upacara penutupan yang dipimpin langsung oleh Pangdam XXI/Radin Inten Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi, turut hadir Bupati Tanggamus Hi. Moh Saleh Asnawi, Dandim 0424 Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, S.E.,M.I.P., Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Pol Yustanto Mujiharso, Kapolres Tanggamus AKBP Rahmat Sujatmiko, Kejari Tanggamus Subari Kurniawan, Ketua Pengadilan Agama Tanggamus Ibrahim Lubis, S.H.I.,M.H. Danyonif TP 845/PPC Mayor Inf Aditya, Sekda Tanggamus Suaidi, Asisten III Jon Novri, Wakil Ketua III DPRD Tanggamus Bunyamin, Ketua TP-PKK Tanggamus Hj. Siti Mahmudah Saleh, Ketua Persit KCK Cab. XLVI Dim 0424/Tanggamus Ny. Tika Dwi Djunaidi Mulyono, Ketua Abdesi Tanggamus Mirza YB, para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tanggamus, Camat Kota Agung Barat Zulyadi, Kepala Pekon Se-Kecamatan Kota Agung Barat.
Usai kegiatan peninjauan, Pangdam Lampung XXI/Radin Inten Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi menyampaikan, bahwa TMMD merupakan implementasi tugas TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan wilayah.
“Ini memang program rutin yang dilakukan TNI dalam rangka pembinaan teritorial, yaitu untuk mempercepat pembangunan daerah,” ujar Mayjen TNI Kristomei Sianturi.
Ia menjelaskan, sesuai amanat Undang-Undang TNI Nomor 3 Tahun 2025 Pasal 7, salah satu tugas TNI selain operasi militer perang adalah membantu pemerintah daerah melalui program pembangunan bersama masyarakat.
“Semoga hasil TMMD ini bisa bermanfaat dan bisa digunakan oleh masyarakat, serta dipelihara sehingga bisa lama penggunaannya,” katanya.
Sementara itu, Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., menyebut TMMD menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun daerah.
“Pada dasarnya masyarakat dan TNI itu satu, tidak terpisahkan. Sekarang dibuktikan bahwa dalam kondisi aman, Angkatan Darat bersinergi dengan masyarakat untuk membangun jalan,” kata Saleh Asnawi.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi ikut aktif menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah dikerjakan bersama.
“Jangan hanya dibantu saja sementara masyarakat sendiri tidak aktif. Harus masyarakat aktif bersama-sama dengan TNI,” tegasnya.
Dalam laporan penutupan yang disampaikan Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, seluruh sasaran program TMMD ke-128 dinyatakan selesai 100 persen.
Pembangunan fisik meliputi normalisasi dan pembukaan badan jalan sepanjang 2.570 meter yang menghubungkan Pekon Kalimiring dengan Pekon Banjar Masin, Pekon Kandang Besi hingga Kantor Kecamatan Kota Agung Barat.
Selain itu, dilakukan pembangunan talud sepanjang 400 meter, pengerasan jalan menggunakan sabes sepanjang 1.700 meter, rabat beton sepanjang 150 meter, serta pembangunan lima titik gorong-gorong buis beton.
Program unggulan TNI AD juga direalisasikan melalui pembangunan lima titik sumur bor, rehab lima rumah tidak layak huni, pembangunan lima unit MCK, penanaman pohon, ketahanan pangan hingga pembagian 100 paket sembako dan nutrisi pencegahan stunting.
Tak hanya pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, stunting, mitigasi bencana, pertanian, koperasi desa, pelayanan administrasi kependudukan, pengobatan gratis, pelayanan KB kesehatan, sunatan massal hingga bazar murah.
Dalam amanat penutupannya, Pangdam XXI/Radin Inten memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan TMMD ke-128 di Kabupaten Tanggamus.
“Selama 30 hari, Satgas TMMD bersama Pemkab Tanggamus dan masyarakat telah bekerja bahu-membahu menyelesaikan seluruh sasaran program. Sasaran fisik telah 100 persen selesai dan dapat langsung dimanfaatkan masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh hasil pembangunan dapat dijaga bersama agar manfaatnya dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Ketika seluruh elemen desa bersatu bekerja dan bergotong royong secara bersama-sama, maka pembangunan akan berjalan cepat, merata dan berkelanjutan,” tandas Mayjen TNI Kristomei Sianturi.
Upacara penutupan TMMD ke-128 turut dirangkaikan dengan pemberian bantuan sembako, alat kesehatan, alat kontak, kartu kependudukan serta peninjauan langsung hasil pembangunan di lokasi TMMD Pekon Kalimiring. (Rudi)








