SABURAILAMPUNG — Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanggamus periode 2026-2027 resmi dilantik, dengan mengusung tema ‘ Tranformasi kepemimpinan HMI dari kaderisasi menuju kontribusi nyata terhadap kemajuan daerah.
” Bertempat di ruang rapat utama (Rupatama) Sekretariat Bupati Tanggamus. Selasa, 28/04/2026.Dalam kegiatan tersebut, dihadiri oleh Bupati Tanggamus Hi. Moh Saleh Asnawi, anggota DPD RI Drs.
Hi. Ahmad Bastian SY, Ketua Umum HMI Badko Sumbagsel Tommy Perdana Putra, Koordinator Presidium Majelis Wilayah KAHMI Lampung Budiyono, Kasat Intel Polres Tanggamus AKP Efriyansyah, Formatur Ketua Umum Rizki Nuryadi, Kepala Kejaksaan Negeri Tanggamus Subari Kurniawan,
Kaban Kesbangpol Tanggamus Beni Irawan, Ketua Bawaslu Tanggamus Najih Mustofa, Kadispora Tanggamus Zulfadli, ketua pengurus KAHMI, para undangan, Kader-kader HMI serta jajaran Pengurus HMI cabang Tanggamus.
Ketua Umum HMI Cabang Tanggamus yang telah di lantik Rizky Nuryadi, menyampaikan bahwa ia akan membawa HMI kearah yang lebih baik lagi, kedepan ia akan menghadirkan semangat untuk berjuang dan berinovasi,
menjadi motor penggerak bagi daerah dan berdampak positif untuk masyarakat, HMI akan mendukung pemerintah daerah Tanggamus apabila segala program-program demi kesejahteraan masyarakat,
namun HMI juga akan menjadi pengkritik paling keras apabila ada program yang tak berpihak kepada masyarakat Tanggamus.” Kegiatan ini dapat dilaksanakan sebab adanya dukungan dari pemerintah daerah Tanggamus,
mengutip Dari jendral Sudirman bahwa HMI bukan sekedar organisasi Islam tapi merupakan organisasi harapan masyarakat Indonesia,”jelasnya.
Sementara itu, Bupati Tanggamus dalam sambutannya menyampaikan, bahwa para pengurus baru HMI cabang Tanggamus saat ini berisi anak-anak muda yang visioner, kritis, memiliki pemikiran dan skill yang kuat, sehingga dapat memberikan masukan dan energi yang positif bagi Pembangunan dan Pemerintahan di Kabupaten Tanggamus.
Dan masih berstatus mahasiswa, oleh karena itu, harus terus semangat belajar, semangat menambah pengetahuan dan wawasan, harus bisa mempersiapkan diri menghadapi tantangan dan juga sekaligus bagian dari perkembangan dunia, karena sejarah daerah dan bangsa ini akan ditentukan oleh pemudanya.
” Seperti kita tahu, Para Anggota HMI, apabila sudah tidak menjadi mahasiswa lagi, otomatis menjadi Alumni HMI dan masuk ke dalam organisasi KAHMI (Korps Alumni HMI),
saya merasa kagum bahwa Komunitas KAHMI ini sudah menyebar ke setiap pelosok wilayah hingga ke Istana Negara, kader-kader HMI ada dimana-mana, siapa yang tidak kenal Bapak-bapak Menko kita, mulai dari Pak Yusril, Pak Airlangga, Pak Zukifli Hasan, dan belasan menteri lainnya merupakan alumni HMI,”ucap Saleh.
Lanjutnya, Keberadaan HMI di daerah seperti di Kabupaten Tanggamus, hendaknya mampu membawa perubahan yang baik bagi iklim demokrasi dan pembangunan, banyak pejabat di Provinsi Lampung termasuk Anggota DPRD-nya, alumni HMI, begitupun di Kabupaten Tanggamus.
” Banyak anggota dewan alumni HMI, serta menjadi Presidium atau Pengurus Harian KAHMI Tanggamus. HMI dengan slogannya “Yakin Usaha Sampai”, memang luar biasa !!,”ujarnya.
Keberadaan HMI dan KAHMI di Kabupaten Tanggamus diharapkan mampu berkerja sama dengan pemerintah daerah, karena ia yakin bahwa komunitas yang tergabung dalam HMI dan KAHMI ini merupakan tokoh-tokoh yang luar biasa, lintas profesi,
yang mempunyai kepribadian yang terdidik dan idealisme, sehingga antara Pemda dan KAHMI dapat saling berkolaborasi untuk menciptakan ide dan gagasan dalam membangun daerah serta menciptakan komunikasi yang efektif dalam menghadapi permasalahan di daerah.
Bupati pun menghimbau kepada Kader HMI, yang juga merupakan Mahasiswa, agar tidak hanya peduli terhadap eksistensi organisasi, namun juga mampu berperan terhadap kondisi sosial masyarakat, dunia pendidikan dan kesehatan, HMI bisa mengoptimalkan peran sebagai pemuda yaitu salah satu elemen masyarakat untuk ikut menjaga suasana yang kondusif,
menciptakan keamanan dan ketertiban di daerah, dengan suasana kondusif maka pelaksanaan pembangunan berjalan lancar tanpa kendala.
” PR kita di Tanggamus adalah bagaimana meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih rendah, dan menurunkan angka stunting yang masih tinggi. Infrastruktur juga belum baik dan merata, perlahan-lahan akan kita tata dan perbaiki, walau dengan segala kendala dan hambatan yang kami hadapi, tapi Insya Allah dapat perbaiki secara bertahap,”pungkas Bupati Tanggamus.(Rudi)








