Sikapi Kelangkaan BBM, Pemkab Tanggamus Gelar Rapat bersama Dengan Nelayan

TANGGAMUS – Wakil Bupati Tanggamus Menghadiri Rapat Pembahasan Bahan Bakar Minyak (BBM) Untuk Pelaku Usaha Perikanan, seperti Nelayan dan Pembudidaya Ikan, bertempat di Aula Rapat Dinas Perikanan Tanggamus. Selasa, 28/04/2026.

Hadir mendampingi Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Asisten II Hendra Wijaya Mega, Kadis Perikanan Darma Setiawan, Kanit intelkam Polres Tanggamus Aipda Dedi, Kanit tipiter Ipda Andra Pala, Kapolsek Kotaagung Feriyantoni, Perwakilan Danpos TNI AL Kotaagung Sertu Ahmad Nuri, Polairud Polda Lampung Bripda Jumaidi, Dishub, Ekobang, Pelaku Usaha SPBU serta perwakilan kelompok nelayan Tanggamus.

Usai rapat, Kadis Perikanan Tanggamus Darma Setiawan mengatakan, bahwa rapat bersama ini dalam rangka menyikapi keluhan-keluhan masyarakat, khususnya para nelayan yang ada di pesisir Tanggamus terkait dengan kelangkaan BBM, yang terjadi hampir satu bulan kebelakang.

Ini dilakukan sebagai bukti kehadiran pemerintah daerah di masyarakat khususnya para nelayan, Pemkab bersama stakeholder terkait di pimpin langsung oleh Wakil Bupati Tanggamus untuk mencari solusi konkrit atas persoalan yang terjadi.

” SPBN di Tanggamus hanya ada satu, sementara wilayah pesisir kita ada 9, kemudian SPBU tidak berani memberikan BBM subsidi kepada masyarakat dengan dirigen, karena adanya regulasi regulasi terbaru dari pusat, sehingga para nelayan terutama yang di ujung-ujung wilayah Tanggamus ini, tidak bisa mencari nafkah ini sebagai nelayan yang tak bisa pergi melaut khususnya, kendala-kendala seperti ini yang sangat-sangat dirasakan oleh masyarakat kita saat ini,” ucap Darma.

Pemkab dalam waktu dekat akan kembali melakukan rapat bersama OPD teknis seperti Polres Tanggamus, bagian hukum dan lainnya dalam minggu-minggu ini, untuk membahas langkah-langkah kedepan agar tidak terjadi nantinya penyimpangan-penyimpangan dalam pendistribusian BBM bersubsidi kepada masyarakat penerima nantinya.

” Bagaimana nantinya masyarakat kita cepat untuk bisa mendapatkan rekomendasi dari dinas perikanan, terkait dengan pembelian BBM bersubsidi melalui kartu Kusuka, dengan pengawasan langsung oleh pihak keamanan seperti Polres Tanggamus,” jelasnya lagi.

Senada dengan kadis Perikanan Asisten II Hendra Wijaya Mega menyampaikan, pihak Polres tentunya akan melakukan pengawasan sangat ketat, agar tak menimbulkan masalah baru kedepannya, yang dapat merugikan masyarakat, nelayan nantinya akan melakukan pembelian melalui kelompok nelayan atau melalui perorangan, dengan persyaratan yang cukup banyak, dikordinasikan serta pembagiannya ai atur oleh kelompok nelayan itu sendiri, dengan pembelian BBM terbatas oleh pihak SPBU.

” Yang pasti kita sesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, tentunya ada batasan-batasan dalam pembelian BBM bersubsidi, dari total 5 SPBU di Tanggamus , 3 diantaranya hari yang ikut dalam rapat memberikan dukungan penuh sepanjang untuk masyarakat, sebab kasian masyarakat kita yang wilayahnya di pesisir paling ujung, seperti Kelumbayan, Pematang Sawa, Limau dan sebagainya,” pungkas Mega HW. (Rudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *