SABURAILAMPUNG— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah memulai proyek pemeliharaan berkala pada jalan Ruas (208) Talang Padang – Sumanda, Selasa (15/9/2026).
Proyek infrastruktur strategis yang menghubungkan wilayah Kecamatan Talang Padang dan Kecamatan Pugung ini menelan total nilai kontrak sebesar Rp8.458.878.000,- yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen nyata pemerintah daerah dalam mempercepat pemerataan infrastruktur. Pembangunan ini diharapkan dapat mendongkrak roda perekonomian sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat di tingkat kecamatan.
Proses pengerjaan konstruksi di lapangan sepenuhnya dipercayakan kepada pihak ketiga, yaitu CV Kalingga Jaya Shima selaku kontraktor pelaksana yang memenangkan tender terbuka. Berdasarkan kontrak kerja yang telah disepakati, masa pelaksanaan proyek ditargetkan rampung dalam waktu 145 hari kalender.
Secara teknis, metode jalan beton kaku (rigid pavement) dipilih sebagai standar utama pembangunan di titik-titik yang rusak berat, sebelum hamparan beton utama dilakukan, kontraktor terlebih dahulu mengawali proses dengan pekerjaan Lean Concrete (LC) atau lantai kerja beton kurus.
Tahapan lantai kerja ini berfungsi sebagai perata permukaan tanah dan lapisan dasar pelindung agar air dari semen beton utama tidak meresap ke dalam tanah dasar, sehingga kekuatan jalan menjadi lebih optimal dan tahan lama.Proyek ini dirancang dengan volume panjang penanganan mencapai 2.228 meter. Pengerjaannya akan dilakukan secara spot-spot atau berfokus pada titik-titik prioritas yang mengalami kerusakan parah di sepanjang koridor jalan utama tersebut.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanggamus, melalui Kepala Bidang Bina Marga Bowo Nugroho, menegaskan bahwa pemilihan metode beton kaku yang didahului lantai kerja matang ini didasarkan pada kajian teknis mendalam agar jalan tidak mudah rusak akibat tingginya beban tonase kendaraan logistik.
Menurut Bowo, infrastruktur memiliki keterkaitan yang sangat kuat dengan kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi dan sosial politik. Keberadaan infrastruktur yang baik memberikan gambaran tentang kemampuan produksi dan tingkat kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur menjadi kunci utama pertumbuhan ekonomi daerah.
“Oleh karenanya, kami berharap kepada kontraktor pelaksana agar dapat memberikan yang terbaik untuk Tanggamus. Pastikan hasilnya sesuai dengan volume dan spesifikasi yang telah ditentukan dalam kontrak,” ujar Bowo Nugroho.
Ia juga menambahkan bahwa pihak dinas akan terus melakukan pengawasan ketat di lapangan agar pihak kontraktor bekerja sesuai dengan spesifikasi dan target waktu yang telah disepakati.
Melalui pelaksanaan proyek ini, Pemkab Tanggamus berharap interkoneksi antarkecamatan menjadi semakin lancar, menekan biaya logistik hasil pertanian warga, serta meningkatkan aspek keselamatan berkendara.
Sehubungan dengan adanya aktivitas pengerjaan di lapangan, pemerintah daerah mengimbau masyarakat dan para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati. Warga juga diminta memaklumi adanya pengalihan arus lalu lintas yang diberlakukan secara situasional selama proses pengecoran berlangsung.(Rudi)








