SPPG Rajabasa Raya 2 Ikuti Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji di Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung

SABURAILAMPUNG – Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan standar keamanan pangan, Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung menyelenggarakan Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagij penjamah makanan SPPG MBG se-Kota Bandar Lampung, pada Rabu (4/3/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Kantor Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Lantai 4 dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai SPPG.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi A. Temenggung, S.T., M.Si. 

Dalam sambutannya Muhtadi menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan aspek fundamental dalam pelayanan makanan siap saji, sehingga diperlukan peningkatan kapasitas penjamah makanan melalui pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Salah satu peserta yang berpartisipasi aktif adalah SPPG Rajabasa Raya 2, yang dipimpin oleh M Azkal Altsara.

Kehadiran SPPG Rajabasa Raya 2 dalam pelatihan ini menjadi wujud komitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan serta memastikan seluruh proses pengolahan makanan berjalan sesuai standar higiene dan sanitasi.

SPPG Rajabasa Raya 2 didukung oleh 40 anggota yang terlibat aktif dalam pengolahan dan penyajian makanan. Keikutsertaan dalam pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas seluruh anggota dalam menerapkan prinsip keamanan pangan secara disiplin dan konsisten.

Kepala SPPG Rajabasa Raya 2, M Azkal Altsara, menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan profesionalisme timnya.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pelayanan dan keamanan pangan di SPPG Rajabasa Raya 2. Dengan mengikuti pelatihan ini, kami ingin memastikan seluruh anggota memahami dan menerapkan prinsip higiene dan sanitasi secara menyeluruh demi menjaga kualitas dan keamanan makanan yang kami sajikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Adapun Materi Pelatihan:

Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut meliputi:

Prinsip dasar higiene dan sanitasi pangan

Pencegahan kontaminasi silang

Pengendalian suhu makanan (penyimpanan dan penyajian)

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)

Pemeriksaan kesehatan berkala bagi penjamah pangan.

” Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta, khususnya anggota SPPG Rajabasa Raya 2, dapat mengimplementasikan standar keamanan pangan secara berkelanjutan serta mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kota Bandar Lampung melalui penyediaan makanan siap saji yang aman, bersih, dan berkualitas. Pungkasnya. (yan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *