TANGGAMUS – Pemkab Tanggamus, Provinsi Lampung, mengadakan Bazar Hewan Qurban 2025, Selasa (20/5/2025) di Rest Area Gisting.
Bazar Hewan Qurban yang menjadi agenda rutin dari Pemkab Tanggamus bekerjasama dengan Asosiasi Peternak dan TP PKK ini dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriyah yang diperkirakan jatuh pada Jumat 6 Juni 2025.
Bazar Hewan Kurban tersebut dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Tanggamus, Agus Suranto. Turut hadir Ketua TP PKK Tanggamus, Hj. Siti Mahmudah Saleh Asnawi, Sekretaris Daerah (Sekda) Tanggamus Suadi, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat, dan unsur Forkopimda Tanggamus.
Total ada sebanyak 300 ekor kambing berbagai ukuran disediakan dalam bazar ini, dengan harga terjangkau mulai dari Rp2 juta hingga Rp6 juta.
Hewan-hewan tersebut telah dipastikan memenuhi standar kesehatan dan syariat Islam, serta ditawarkan dengan layanan bebas ongkir dan perawatan hingga H-1 Idul Adha.
Bupati Tanggamus H.Moh Saleh Asnawi dalam sambutannya yang dibacakan Wabup Tanggamus Agus Suranto menekankan pentingnya kegiatan bazar dalam mendukung ketahanan pangan dan ekonomi daerah.
“Berdasarkan data Triwulan I tahun 2025, populasi ternak kambing di Tanggamus mencapai 215.055 ekor. Kabupaten kita menyumbang besar dalam pasokan daging ke luar daerah, menjadikan Lampung sebagai pemasok daging nomor lima secara nasional,” katanya
Bupati juga mengajak masyarakat, khususnya para ASN dan pejabat yang akan berkurban, untuk membeli langsung dari peternak lokal guna mendukung roda ekonomi desa.
Acara ini juga dirangkai dengan kontes kambing serta pelayanan konsultasi kesehatan hewan. Pemerintah berharap bazar ini menjadi agenda tahunan dan dapat mendorong Kabupaten Tanggamus menjadi pusat ternak unggulan di Provinsi Lampung.
Sementara, Ketua TP PKK Tanggamus Hj Siti Mahmudah Saleh Asnawi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan bazar, termasuk para peternak lokal.
Ia menilai kegiatan ini tidak hanya mempertemukan penjual dan pembeli secara langsung, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kesejahteraan para peternak.
“Banyak istri peternak merupakan kader PKK. Dengan adanya bazar ini, secara tidak langsung kita juga mendorong peningkatan ekonomi keluarga melalui peran perempuan,” kata Siti Mahmudah. (*)








