LAMPUNG – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi Lampung pada tahun 2024 mencapai Rp10,087,32 miliar.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung, Rosmauli.
Ia menyampaikan bahwa angka realisasi KUR di Lampung pada 2024 mencapai 111,27% dari plafon awal tahun dengan pertumbuhan sebesar 20,89% secara tahunan (year-on-year/yoy).
“Penyaluran KUR ini memberikan manfaat besar bagi 202.854 debitur, atau mencapai 169,27% dari target awal tahun. Hal ini menunjukkan bahwa program KUR berhasil menjangkau lebih banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Lampung,” ujar Rosmauli, Sabtu (25/1/2025).
Menurutnya, Kabupaten Lampung Tengah menjadi daerah dengan kontribusi penyaluran tertinggi, mencapai 23,05% dari total realisasi.
Rosmauli menjelaskan, KUR disalurkan melalui beberapa skema, dengan rincian KUR Kecil: Rp2.166,45 miliar kepada 9.199 debitur, tumbuh 3,21% (yoy). KUR Mikro: Rp7.955,98 miliar kepada 192.088 debitur, tumbuh signifikan sebesar 28,54% (yoy).
KUR Supermikro: Rp14,31 miliar kepada 1.549 debitur, mengalami penurunan 86,28% (yoy). KUR TKI (Penempatan PMI): Rp589,20 juta kepada 18 debitur, melonjak 222,82% (yoy).
Sektor dominan dalam penyaluran KUR adalah pertanian, perburuan, dan kehutanan dengan 141.238 debitur, serta sektor perdagangan besar dan eceran dengan 41.835 debitur.
Dari sisi lembaga keuangan, Bank Rakyat Indonesia (BRI) mendominasi penyaluran KUR di Lampung dengan porsi 75,11%, disusul oleh Bank Mandiri (9,33%) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung (8,17%).
Selain KUR, Rosmauli turut menyampaikan bahwa realisasi penyaluran pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Lampung pada tahun 2024 mencapai Rp449,71 miliar dengan 80.429 debitur. Angka ini tumbuh 9,83% dibandingkan tahun sebelumnya.
“Peningkatan penyaluran UMi didukung oleh kinerja PT Permodalan Nasional Madani (PNM), yang berhasil meningkatkan penyaluran sebesar 12,21% (yoy) dan mendominasi dengan porsi 96,69% dari total penyaluran UMi,” jelasnya.
Hingga Desember 2024, PNM mencatat telah menyalurkan UMi kepada 78.918 debitur di Lampung. (*)








