KOTAAGUNG – Polemik terkait pernyataan Anggota DPRD Tanggamus Irsi Jaya yang sempat menuai protes dari Forum R2 dan R3 Kabupaten Tanggamus akhirnya menemui titik damai.
Dalam pertemuan resmi yang digelar pada Sabtu 17 Mei 2025, Irsi Jaya menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada para perwakilan Forum R2 dan R3, disaksikan Kapolres Tanggamus serta perwakilan Bupati Tanggamus.
Pertemuan yang berlangsung di rumah dinas Kapolres Tanggamus ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD dan sejumlah tokoh penting lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Irsi Jaya mengakui kesalahan ucapannya yang dianggap mengingat peran tenaga honorer di berbagai instansi, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.
“Alhamdulillah, beliau secara sadar dan sungguh-sungguh meminta maaf atas kesalahan kata-katanya di depan kami dan para Saksi,” kata Ketua Forum R2 dan R3 Kabupaten Tanggamus, Sarjio, Minggu (18/5/2025).
Sebelumnya, pernyataan Irsi Jaya dinilai menyudutkan tenaga honorer yang selama ini telah menjalankan tugas-tugas penting yang seharusnya menjadi tanggung jawab ASN.
Pernyataan tersebut memicu kekecewaan dari para tenaga honorer dan rencana aksi protes yang sedianya akan digelar esok pada Senin 19 Mei 2025.
Setelah permintaan maaf diterima secara terbuka oleh para pengurus Forum R2 dan R3, rencana aksi tersebut resmi dibatalkan.
“Untuk aksi demo hari Senin esok, saya anggap sudah tidak perlu lagi dilaksanakan. Kita anggap semua selesai dengan baik dan damai,” lanjut Sarjio.
Saat dikonfirmasi, Sarjio membenarkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung sesuai dengan yang telah disampaikan melalui keterangan tertulis tersebut.
Sementara itu, Irsi Jaya mengucapkan permohonan maaf atas situasi yang kontroversial terhadap honorer saat dirinya mengunjungi BKD Lampung.
“Saya memohon maaf atas situasi yang kemarin dan ada satu hal yang mengakibatkan kawan-kawan kehormatan merasa terpojokan, tetapi sebagai manusia biasa saya awali memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan maupun kekhilafan saya,” kata Irsi Jaya.
Ia kembali menyatakan permohonan maaf tersebut, karena telah menyinggung forum R2 dan R3 Tangamus.
“Seluruh saudara-saudara saya, rekan-rekan saya yang ada di forum honorer R2 dan R3 di Kabupaten Tanggamus, saya mohon maaf atas kekhilafan dan kesalahan saya dalam kalimat saya tersebut,” tegasnya. (*)








