Kunker ke Sumberejo, Sekda Tanggamus Tinjau Sekolah, Puskesmas, MBG hingga Kesiapan Desa TAPIS

SABURAILAMPUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanggamus, Ir. Suaidi, kembali melakukan kunjungan kerja dalam rangka evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kecamatan Sumberejo pada Senin (12/10/2026).

Suaidi menegaskan bahwa evaluasi lapangan ini bertujuan untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan serta kendala di tingkat bawah agar dapat segera ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Sinergi dan Strategi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Sebelum turun ke lapangan, Sekda bersama kepala OPD terlebih dahulu menggelar pertemuan dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di Kantor Kecamatan Sumberejo. Setelah itu, rombongan bergerak meninjau beberapa titik strategis, mulai dari fasilitas umum, sekolah, puskesmas, hingga pos pelayanan.

Turut mendampingi Sekda dalam kegiatan ini antara lain Inspektur Suhendar Zuber, Staf Ahli Bupati Arvin, Kadis Kesehatan Dr. Herry Novrizal, Kadis Pendidikan Viktor Libradi, Kalak BPBD Irvan Wahyudi, dan Plt. Kadis PMD Syarif Zulkarnain. Hadir pula Camat Sumberejo Senen, Korcam SPPG Kecamatan Sumberejo Muklis Hendro, para kepala sekolah, Pendamping Lokal Desa (PLD), K3S Sumberejo, Korluh KB, serta seluruh Kepala Pekon (Kakon) se-Kecamatan Sumberejo.

Dalam arahannya, Suaidi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus saat ini tengah menghadapi tantangan keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi nasional. Kondisi ini berdampak langsung pada penundaan sejumlah program pembangunan daerah.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menyurutkan semangat aparatur daerah dalam melayani masyarakat.

“Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, terus bergerak melakukan koordinasi dan menjajaki dukungan, baik dari pemerintah pusat maupun berbagai pihak di Jakarta, guna membantu memenuhi kebutuhan pembangunan di daerah kita,” ujar Suaidi.

Ia juga mendorong pemerintah pekon untuk kreatif menggali potensi lokal, salah satunya melalui optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar mampu mendongkrak pendapatan pekon dan menciptakan kemandirian ekonomi warga.

Selain itu, koordinasi aktif antara pekon dan OPD sangat diperlukan guna menuntaskan masalah mendasar seperti infrastruktur jalan, pendidikan, pertanian, dan peternakan.

Tinjau Fasilitas Pendidikan, Kesehatan, dan Kesiapan Pekon TAPIS

Usai pertemuan di kantor kecamatan, rombongan langsung meluncur ke lapangan. Di Pekon Margoyoso, Sekda memeriksa kesiapan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, termasuk sarana pendukung dan armada transportasinya.

Kunjungan kemudian berlanjut ke SDN 2 Margoyoso. Di sini, Sekda berdialog dengan kepala sekolah mengenai hambatan dalam proses belajar mengajar. Menariknya, Suaidi juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan siswa kelas VI. Ia memotivasi mereka untuk berani bermimpi besar.

“Tulis cita-cita kalian di kertas, lalu tempel di tempat belajar atau di dekat tempat tidur agar selalu diingat dan menjadi penyemangat belajar setiap hari,” pesan Sekda kepada para siswa.

Di sektor kesehatan, rombongan menyambangi UPTD Puskesmas Margoyoso dan UPTD Puskesmas Sumberejo. Sekda mengecek langsung fasilitas pelayanan, ketersediaan alat medis, ruang rawat inap, serta kebersihan gedung. Ia bahkan menyempatkan diri berbincang dengan pasien dan keluarganya untuk mendengar langsung testimoni pelayanan kesehatan yang mereka terima.

Selanjutnya, Sekda meninjau kesiapan Pekon Argomulyo yang terpilih sebagai Program Desa TAPIS (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas) dalam menyambut kunjungan Wakil Gubernur Lampung. Suaidi meminta pamong pekon segera melakukan pendataan menyeluruh terkait potensi wilayah, mulai dari inventarisasi jenis tanaman, kebutuhan bibit dan pupuk, kondisi jalan, hingga sektor peternakan.

“Yang penting itu semangat dulu. Kalau kepala pekonnya semangat, warganya pasti ikut semangat,” tegas Suaidi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pekon Argomulyo, Sugiyono, memaparkan program inovatif di wilayahnya, salah satunya adalah pengembangan program pendidikan bagi kelompok lanjut usia (lansia) sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat.

Apresiasi juga diberikan oleh Sekda saat meninjau Sarana Pembuangan dan Pengolahan Gabah (SPPG) di Pekon Margodadi. Suaidi memuji pengelolaan limbah dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di lokasi tersebut yang dinilai bersih dan memenuhi standar kelayakan.

BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Bencana

Mengingat dinamika cuaca, Kepala Pelaksana BPBD Tanggamus, Irvan Wahyudi, yang ikut dalam rombongan, mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, khususnya banjir dan tanah longsor.

Irvan meminta pemerintah pekon memetakan wilayah-wilayah rawan, mengintensifkan koordinasi, serta bergotong-royong memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik. Warga juga diimbau keras untuk tidak membuang sampah sembarangan demi menghindari penyumbatan yang dapat memicu banjir saat curah hujan meningkat.

Kecamatan Sumberejo Dinilai Berjalan Baik

Secara keseluruhan, Sekda menilai tata kelola pemerintahan dan koordinasi di Kecamatan Sumberejo sudah berjalan dengan sangat baik. Tingginya tingkat kehadiran para kepala pekon menjadi indikator kuat solidnya kerja sama di wilayah ini.

Namun, Suaidi mengingatkan bahwa evaluasi tidak boleh berhenti pada dokumen laporan di atas kertas. Setiap aspirasi dan persoalan riil yang ditemukan di lapangan harus segera dikoordinasikan dengan perangkat daerah yang berwenang agar mendapat solusi konkret.

Kunjungan kerja ini diharapkan mampu mempererat sinergi antara pemkab, kecamatan, dan pekon dalam menjamin mutu pelayanan publik di bidang pendidikan, kesehatan, hingga kelestarian lingkungan hidup. (Rudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *