BANDARLAMPUNG – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Disparekraf ) Provinsi Lampung optimistis jumlah kunjungan wisatawan hingga akhir Tahun 2025 mencapai 20 juta pengunjung.
Kepala Disparekraf Provinsi Lampung Bobby Irawan mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wisatawan yang berkunjung ke Lampung pada periode Januari hingga Agustus 2025 sudah mencapai 18,4 juta orang atau meningkat sekitar 52 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
“Kalau melihat data hingga Agustus sudah 18,4 juta, sementara target dari pusat 20 juta wisatawan, dan masih ada empat bulan tersisa hingga Desember, tentu kami sangat optimistis bisa melampaui target,” kata Bobby.
Sebagai salah satu langkah strategis, pihaknya telah menyiapkan program Lampung Bumi Event. Salah satu kegiatan besarnya yakni Lampung Fest 2025 yang akan digelar pada November mendatang dengan target 300 ribu pengunjung.
“Kami menargetkan wisatawan dari luar provinsi dan terus berinovasi agar Lampung semakin menarik bagi wisatawan luar daerah, termasuk dari Palembang dan wilayah sekitarnya,” kata Bobby.
Meski angka kunjungan meningkat, Bobby mengakui terjadi penurunan tingkat hunian hotel di beberapa daerah wisata. Hal itu disebabkan oleh perubahan perilaku wisatawan yang kini lebih banyak memilih homestay, penginapan kecil, hingga berkemah di lokasi wisata.
“Faktanya, banyak wisatawan kini lebih memilih akomodasi alternatif seperti homestay atau camping, jadi tingkat okupansi hotel memang sedikit menurun,” jelasnya.
Pihaknya menargetkan jumlah wisatawan terus meningkat hingga akhir tahun dan berharap masyarakat Lampung untuk menjaga kondusivitas daerah serta aktif mempromosikan destinasi wisata melalui media sosial.
Ia menjelaskan bahwa hingga pertengahan tahun 2025, capaian wisatawan datang ke Lampung sudah mencapai 13 juta orang.
“Sampai bulan Juni kalau tidak salah sudah di angka 13 juta,” kata Bobby.
Bobby menambahkan, ada beberapa daerah yang menjadi destinasi utama wisatawan.
Menurutnya, Bandar Lampung dan Lampung Selatan sejak tahun lalu masih menyumbang kunjungan terbanyak.
“Berdasarkan data tahun lalu, Bandar Lampung menjadi urutan pertama karena ketersediaan fasilitas lebih lengkap, seperti hotel, resto, kafe, maupun fasilitas menunjang lainnya,” terangnya.
“Lalu, Lampung Selatan di peringkat kedua sebagai destinasi favorit para wisatawan, karena di sana juga sudah banyak wisata modern mulai pantai, resort, dan resto juga sudah ada,” tambahnya.
Selain itu, wilayah lain yang juga banyak dikunjungi di antaranya termasuk Pesawaran, Lampung Tengah, Lampung Timur hingga Pesisir Barat.
“Pesawaran ada wisata bahari, Lampung Timur kita punya Way Kambas, ada juga pantai di pesisir Barat, termasuk juga Lampung tengah dengan wisata budaya maupun wisata religi,” ungkapnya. (*)








