Harga Beras di Lampung Masih Stabil

BANDARLAMPUNG – Polda Lampung mengonfirmasi bahwa harga beras di wilayah Lampung saat ini berada dalam kondisi stabil. Hal ini disampaikan Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Lampung Kombes Pol Dery Agung Wijaya didampingi Kabid Humas Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun usai Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Beras Provinsi Lampung, Rabu (22/10/2025), di ruang rapat Ditkrimsus Polda Lampung.

Kombes Dery Agung menjelaskan bahwa Satgas Pengendalian Harga Beras telah dibentuk di wilayah Lampung berdasarkan surat nomor 375 tahun 2025. 

Tujuan utama Satgas ini adalah untuk melakukan pengecekan, penelusuran, dan memastikan kestabilan harga beras di Lampung agar tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Saat ini situasi masing-masing dikatakan kondusif dan untuk wilayah Lampung harga eceran tertinggi baik di retail modern maupun di pasar tradisional di 15 kabupaten kota sampai dengan saat ini terkendali dan masih di bawah harga eceran tertinggi,” jelas Kombes Dery Agung.

Kombes Dery Agung, selaku koordinator Satgas, juga meminta peran serta aktif dari masyarakat. Ia meminta warga segera melaporkan bila menemukan atau mengetahui informasi penjualan beras dengan harga melebihi HET. HET yang ditetapkan saat ini adalah beras medium yakni Rp13.500 per kilogram dan beras premium yakni Rp14.900 per kilogram.

Kombes Dery Agung juga menekankan bahwa Lampung dikenal sebagai salah satu penghasil padi terbaik di Indonesia.

“Saya selaku Dirkrimsus ditunjuk sebagai koordinator Satgas Pengendalian Beras untuk harga mohon dukungannya dari rekan-rekan. Ke depan, terima kasih akan selalu bekerja sama dan perkembangan akan kami sampaikan kepada masyarakat melalui rekan-rekan media,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *