Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkab Tanggamus Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng di Kota Agung

SABURAILAMPUNG– Menjelang mendekati Hari Raya Idul Adha 1447 hijriah dan demi menjaga daya beli masyarakat, Pemkab Tanggamus menggelar pengendalian inflasi gerakan serentak operasi pasar minyak goreng MinyaKita, yang dilaksanakan secara serentak di 15 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung, di Pasar pantauan SP2KP, yang bertempat di halaman Kantor Satlak Pasar Kota Agung. Rabu, 13/05/2026.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Tanggamus, Hi. Moh Saleh Asnawi, didampingi oleh Plt Kadis Koperindag Bayu Mahardika, Kasat Pol-PP Ricardo Putrayasa, Kabag Ekobang Evi Silvia, Kadishub Sabar M. Sitanggang, Kepala Bapperida Doni Sengaji Berisang, Camat Kota Agung Adi Putra, Lurah Pasar Madang Mega Sari, Lurah Baros Nanak Supriyadi, Ketua Satlak Pasar Kota Agung M. Sahril.

Bupati Tanggamus dalam sambutannya menyampaikan bahwa, ini merupakan program yang digagas oleh presiden RI Prabowo Subianto, sebab kondisi ekonomi ditengah masyarakat, di moment tertentu sangat tidak stabil, dimana akhir bulan ini umat muslim melaksanakan Hari Raya idul Adha, ditambah juga dengan kondisi global yang saat ini penuh ketidakpastian akibat konflik geopolitik, semua itu mengakibatkan harga-harga kebutuhan pokok biasanya naik, termasuk minyak goreng.

” Operasi pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng, dengan harga yang lebih terjangkau. Kami ingin ketersediaan pasokan dan kestabilan harga di tengah masyarakat terus terjaga. Adanya Pasar murah diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, dan daya beli masyarakat juga tetap stabil,”Jelas Saleh.

Lanjutnya, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja, membeli sesuai kebutuhan, dan tidak melakukan penimbunan, dan kepada para pelaku usaha, agar selalu menjaga stabilitas harga dan mendukung perekonomian daerah yang sehat dan berkeadilan.

” Saya mengapresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, baik dari unsur pemerintah, distributor, BUMN/BUMD, maupun pihak swasta yang turut membantu masyarakat,”pungkasnya.

Bupati menambahkan, bahwa sampai saat ini harga bahan pokok di pasaran cenderung stabil dan terjangkau, serta kebutuhan stok barang cukup melimpah.

” Stok cukup dan harga masih stabil, disebabkan oleh stok di Bulok seperti beras masih aman, serta kebutuhan bahan pangan lainnya yang di gagas oleh Pemerintah Pusat, Provinsi Lampung dan Kabupaten Tanggamus adanya cadangan pangan. Kita liat situasinya apabila ada ada kebutuhan pokok yang naik, bukan tidak mungkin Pemda akan melaksanakan kegiatan pangan murah nantinya,”pungkasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperindag Tanggamus Bayu Mahardika, mengatakan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan selama 7 hari kedepan hari kerja di Pasar Kota Agung, dengan per-hari disiapkan

” Hari ini kita siapkan 100 Dus MinyaKita dengan kemasan 2 liter, kegiatan ini merupakan hasil kordinasi dengan Bulog Provinsi Lampung yang mempunyai stok bahan pangan seperti Minyak. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menjaga stabilitas harga pasaran, inflasi hingga stok barang, supaya tak ada pedagang yang menimbun kebutuhan pokok khususnya minyak goreng

” Kita diberikan oleh pihak Bulog sebanyak 350 Dus untuk menggelar bazar pasar murah di Kabupaten Tanggamus, dengan harga Rp.15.500, sebab dipasaran banyak ditemukan harga RP. 18.000-20.000 perliter,”ujar Bayu. (Rudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *