SABURAILAMPUNG — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanggamus, Ir. Suaidi, kembali melakukan kunjungan kerja (Kunker) dalam rangka evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah, jali ini, evaluasi dipusatkan di Kantor Kecamatan Kota Agung Barat.
Dalam kunjungan tersebut, Sekda Suaidi didampingi oleh Asisten I Rully Runayunda, Kepala Dinas Kesehatan dr. Herry Novrizal, Kepala Dinas Pendidikan Viktor Libradi, serta jajaran Bagian Tata Pemerintahan (Tapem).
Rombongan disambut langsung oleh Camat Kota Agung Barat Sarif Hidayat Bangsawan beserta jajarannya. Turut hadir Ketua Abdesi Kabupaten Tanggamus Mirza, Ketua Abdesi Kecamatan Kota Agung Barat Syafei, Kepala UPTD Puskesmas Negara Batin Poniah, Ketua K3S Tsanawiyah, serta seluruh Kepala Pekon (Kakon) se-Kecamatan Kota Agung Barat.
Agenda kunker diawali dengan diskusi dan dialog di Kantor Kecamatan Kota Agung Barat. Setelah itu, rombongan bergerak meninjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Negara Batin, disusul pengecekan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Talagening, revitalisasi SDN 1 Gedung Jambu, serta peninjauan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan BUMDes Ayam Petelur di Pekon Kalimiring dan Pekon Kanyangan.
Dengar Aspirasi dan Dorong Kemandirian Desa.
Saat pertemuan di kantor kecamatan, Camat Kota Agung Barat Syarif Hidayat memaparkan kondisi terkini wilayahnya, mulai dari sumber daya aparatur (ASN dan PPPK), sektor pendidikan, pelayanan kesehatan (Puskesmas, posyandu, penanganan stunting), hingga perkembangan program pembangunan seperti Koperasi Desa Merah Putih.
Usai paparan, kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif. Dalam sesi ini, para kepala pekon menyampaikan sejumlah aspirasi, terutama terkait kebutuhan peningkatan infrastruktur jalan serta kesiapan lahan untuk fasilitas Koperasi Desa Merah Putih.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Suaidi menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada keselarasan langkah antara pemerintah pusat, daerah, hingga tingkat pekon.
“Apa yang diinginkan di pusat itu harus turun dan selaras sampai ke bawah. Jika program pemerintah tidak sampai ke tingkat bawah, kita akan sulit mencapai apa yang dicita-citakan,” ujar Suaidi.
Ia juga mendorong pemerintah pekon untuk proaktif memanfaatkan berbagai program pemerintah dalam menggerakkan perekonomian warga. Suaidi berharap Koperasi Desa Merah Putih tidak sekadar menjadi simbol fisik bangunan, tetapi menjadi motor penggerak ekonomi riil.
“Produk-produk UMKM dan hasil bumi masyarakat harus bisa masuk ke koperasi. Di situlah perputaran ekonomi masyarakat bisa berjalan,” imbuhnya.
Pastikan Standar Layanan Kesehatan dan Gizi Terpenuhi.
Beranjak dari kantor kecamatan, rombongan meninjau UPTD Puskesmas Negara Batin untuk mengecek fasilitas, ruang perawatan, dan pelayanan publik. Sekda juga sempat berinteraksi dengan pasien guna mendengar langsung pengalaman mereka selama berobat.
Perjalanan berlanjut ke SPPG yang berlokasi di Pekon Teba Bunuk. Di sini, Sekda memeriksa higienitas dapur, proses pengolahan bahan makanan, hingga sistem saluran pembuangan air. Pengelola SPPG diminta menjelaskan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterapkan.
Suaidi menekankan agar SOP dijalankan secara ketat demi memastikan makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat tetap aman dan bergizi.
“Di Kecamatan Kota Agung Barat ini ada dua SPPG. Alhamdulillah, SOP-nya sudah bagus, mulai dari barang masuk, pengolahan, distribusi, hingga pembuangan pipa. Kami sudah berpesan melalui Pak Kadis Kesehatan agar disiplin menjalankan SOP ini,” terangnya.
Sekda juga meninjau proyek revitalisasi fisik di SDN 1 Gedung Jambu untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana. Ia berdialog dengan panitia pelaksana dan kepala sekolah terkait persentase realisasi pembangunan.
Di sela pengecekan, Suaidi menyempatkan diri masuk ke ruang kelas VI untuk memotivasi para siswa agar terus belajar dan berani menggantungkan cita-cita setinggi mungkin ke jenjang pendidikan selanjutnya. Momen ini mempertegas komitmen Pemkab Tanggamus yang tidak hanya fokus pada infrastruktur, melainkan juga pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Menutup rangkaian peninjauan lapangan, rombongan mengunjungi Kopdes Merah Putih di Pekon Kalimiring untuk mengecek kesiapan lahan, lalu berlanjut ke peternakan ayam petelur milik BUMDes setempat.
Suaidi melihat potensi ekonomi yang besar dari sektor ini dan menyarankan agar produksi telur BUMDes nantinya dapat menyuplai kebutuhan pangan di SPPG, asalkan memenuhi standar kualitas yang ditentukan.
Kunjungan terakhir dilakukan di Kopdes Merah Putih Pekon Kanyangan, sekaligus mengecek armada kendaraan operasional yang telah diserahkan kepada pihak pekon.
Di akhir rangkaian kunker, Sekda Suaidi mengapresiasi kinerja pemerintahan dan pelayanan publik di Kecamatan Kota Agung Barat yang dinilai berjalan sangat baik. Salah satu indikatornya adalah kekompakan seluruh perangkat wilayah.
“Indikator pemerintahan kecamatan yang bagus itu terlihat dari koordinasinya. Alhamdulillah, hari ini dari 16 pekon yang ada, semuanya hadir lengkap,” puji Suaidi.
Ia mengingatkan bahwa pejabat kecamatan wajib memiliki kemampuan koordinasi yang kuat dengan perangkat pekon, masyarakat, dan unsur pimpinan kecamatan (Uspika).
Terkait keterbatasan anggaran daerah, Suaidi menegaskan bahwa Pemkab Tanggamus terus bergerak mencari solusi eksternal.
“Pak Bupati tidak putus asa. Beliau terus berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah pusat dan kementerian untuk menjemput program-program pembangunan bagi Kabupaten Tanggamus,” pungkasnya. (Rudi)








