SABURAILAMPUNG– Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinas PP PA Dalduk KB) Kabupaten Tanggamus, melaksanakan bimtek pengarusutamaan gender (PUG) bagi perempuan potensial tentang peningkatan kepemimpinan dan kesejahteraan perempuan. Bertempat di Taman Wisata Muara Indah, Kelurahan Baros Kecamatan Kota Agung. Kamis, 24/09/2026.
Dalam kegiatan ini dibuka oleh Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Rully Runayunda, turut hadir Asisten deputi kesejahteraan Pengarusutamaan gender kementerian PPPA RI Awalia Abdan, S.Kom., MM, Analisis Amalia Risti Atikah, Analisis Sidik Permana Perencanaan Pertama Perpetua Kuayo, Wakil Ketua I TP-PKK Tanggamus Yeni Verawati, Kabid Kualitas hidup perempuan dan keluarga PPPA Provinsi Lampung Nuraida Savitri.
Sekretaris PPPA, Dalduk dan KB Tanggamus Faturrahman Wijaya, Lurah Baros Nanak Supriyadi, Lurah Pasar Madang Aprilia Taurisia, Kakon Tanjung Jati Asiyah, Kakon Kusa Katrino Fiarsih, Kakon Kota Agung Kampung Neneng Rohani, Kakon Kelungu Diana, pengurus TP PKK, Organisasi Puspa Tanggamus serta organisasi kemasyarakatan.
Dalam sambutannya Asisten I Pemkab Tanggamus Rully Runayunda menyampaikan, bahwa pengarusutamaan gender atau PUG adalah strategi untuk memastikan bahwa laki-laki dan perempuan mendapatkan akses, partisipasi, kontrol dan manfaat yang adil dalam pembangunan. Perempuan bukan hanya objek pembangunan, tapi subjek dan motor penggerak pembangunan.
Di Kabupaten Tanggamus banyak perempuan potensial yang aktif di UMKM, kelompok tani, PKK, majelis taklim, dan organisasi lainnya. Potensi itu besar. Namun, potensi saja tak cukup tanpa peningkatan kapasitas, literasi, dan kesejahteraan.
” Oleh karena itu, melalui Bimtek hari ini kita fokus pada 2, Pertama, peningkatan kapasitas, bagaimana perempuan potensial memahami hak-haknya, berani bersuara, dan berani memimpin, baik di keluarga maupun di masyarakat. Kedua, peningkatan ekonomi. Kita akan belajar tentang potensi ekonomi, kemandirian, pengembangan usaha dan akses Jejaring. Perempuan berdaya secara ekonomi, maka keluarga akan sejahtera,”jelasnya.
Komitmen di Kabupaten Tanggamus sangat serius, Pemkab Tanggamus akan terus mengawal hasil Bimtek, monitoring, pendampingan, dan memastikan program pemberdayaan ini sinkron dengan program ruang bersama Indonesia dan program Kabupaten Layak Anak.
” Kami berharap, bimbingan dan dukungan dari pusat terus mengalir ke Tanggamus, agar indeks pembangunan gender, terus meningkat dari tahun ke tahun, perlu saya sampaikan bahwa peserta pada hari ini adalah perempuan – perempuan yang memiliki potensi untuk menjadi pemimpin dan peningkatan ekonomi keluarga yang aktif juga diorganisasi kemasyarakatan, dan tujuan dari kegiatan ini benar-benar dapat tercapai dan membawa manfaat secara luas bagi masyarakat Tanggamus,”pungkasnya.
Sementara itu Asisten deputi kesejahteraan gender kementerian PPPA RI Awalia Abdan mengatakan, Pemerintah akan terus mendorong kapasitas perempuan agar terlibat aktif sebagai subjek pembangunan dan pengambil keputusan strategis. Dan mengapresiasi kegiatan yang tengah dilaksanakan saat ini.
Peserta akan dibekali pemahaman mengenai perencanaan yang responsif gender, strategi mengikis ketimpangan gender, serta optimalisasi kepemimpinan perempuan dalam ranah sosial maupun ekonomi.
” Penguatan kapasitas ini sangat krusial agar suara dan kebutuhan perempuan dapat terintegrasi secara utuh dalam perencanaan serta pelaksanaan pembangunan. Melalui kepemimpinan perempuan yang kuat, kita dapat bersama-sama mengikis ketimpangan gender dan mendorong kesejahteraan keluarga serta masyarakat secara luas,” ujar Awalia.(Rudi)








